Archive for the Indonesia Category

Mass Market #LebihBerarti Pembeli Puas Penjual Bahagia

Posted in Blog Competition, Indonesia with tags , , on February 15, 2016 by travellingwithkeishinta

Processed with VSCOcam with k3 preset

Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman-ku yang berhubungan dengan pasar tradisional. Benar, pasar tradisional selalu mempunyai tempat istimewa di hatiku. Saya katakan demikian karena hanya di pasar tradisional saya bisa merasakan yang namanya tawar menawar, harga murah, bahkan kesan seperti berburu sesuatu, yang bisa dibilang, kalau saya berhasil mendapatkan barang yang aku inginkan juga dengan harga yang ekonomis seakan seperti saya mendapatkan kepuasan batiniah yang tidak bisa digantikan dengan apapun.

Pasar tradisional juga kadang muncul saat musiman, entah itu hanya terjadi di hari Senin, Rabu, Minggu atau momen-momen tertentu seperti gajian, perayaan malam tahun baru, ada kegiatan pasar malam, ada perayaan agama tertentu seperti malam sebelum Idul Fitri, ada peringatan haul Syekh Abdul Kodir Zaelani (ini di daerah saya aja yaa). Nah, yang musiman seperti ini lebih seru sedikit dari yang biasanya, karena lebih banyak pilihan barang yang tersedia dan suasana-nya lebih ramai dari pasar-pasar tradisional hari biasa.

Kei Market2

Jarang-jarang saya bisa menikmati jajanan seperti dodol, kerupuk kemplang, permen susu dan sebagainya yang mungkin sudah nyaris terlupakan karena tergantikan dengan jajanan kekinian seperti Black Burger atau Milkshake Cotton Candy. Intinya sebagai pembeli saya puas karena saya seperti sedang bernostalgia.

Kei Market1

Sebagai penjual yang kebetulan pernah saya ajak berbincang-bincang saat itu, mereka mengatakan sangat bahagia bisa ikut berpartisipasi. Mereka yang hanya para petani, atau sekedar pedagang kecil biasa yang menyadari keterbatasan mereka dan tidak sanggup bersaing dengan restoran, cafe, kedai, atau apalah sebutannya lagi yang berada di tempat-tempat strategis, yang secara modal, pengetahuan akan bisnis berdagang yang harus menguasai manajemen karyawan, penyajian, servis, pangsa pasar, variasi produk, kompetitor dan lain sebagainya. Penjual sudah sangat cukup puas dengan bawa barang dagangannya, digelar sederhana, ada interaksi dengan pembeli, laris, terjual semua (meski tidak terlalu untung banyak) selesai dan pulang dengan membawa hasil untuk keluarga mereka.

Marpaung_KrestinaShintaRomauli_3dIvmYDdMd.jpg

Yang uniknya lagi kadang sesama penjual saling bantu membantu menawarkan barang dagangan mereka masing-masing atau misalkan stok barang dagangan mereka habis, mereka menganjurkan ke penjual lain sejenis atau sengaja menjual-kan barang dagangan sesama teman penjual demi supaya pembeli puas dan tidak batal membeli.

Indah bukan suasana seperti ini. Ada semangat kekeluargaan, gotong royong, bekerja keras dan tentunya dampak secara tidak langsung perekonomian juga terdongkrak meski dalam nilai angka yang kecil.

Ini juga yang membuat saya, seberapa jauh saya pergi, seberapa lama saya pergi, saya pasti kembali ke Tanah Air tercinta, Indonesia.

Dengan cinta,

kei

KERJA ITU MAIN versi seorang Kei Shinta

Posted in Blog Competition, Indonesia with tags , , , , , on May 11, 2015 by travellingwithkeishinta

Hai…

Perkenalkan, nama saya Krestina Shinta Romauli, panggil saja Kei. Saat saya baca sebuah postingan di social media ACER INDONESIA  tentang mendapatkan penghasilan tambahan 20jt (baca: 20 juta) per bulan saya langsung tertarik. Siapa yang tidak mau punya penghasilan tambahan dua puluh juta per bulan? Jadi… buru-buru saya daftar di website www.kerjaitumain.com.

ACER-Kerja Itu Main

Pendaftarannya cukup mudah, ga ribet sama sekali dan tahap berikutnya yaitu ngambil nomor unik di toko yang sudah ditunjuk untuk mendapatkan kode unik lalu berikutnya dengan kode unik tersebut meng-upload foto/cerita atau tulisan maksimal 1000 kata/video 60 detik tentang kerja itu main.

Kalau ditanya KERJA ITU MAIN versi seorang Kei Shinta:

KERJA ITU MAINkan peran kita sehari-hari sebagai manusia yang bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain tentunya. Semua pekerjaan apapun yang positif bisa. Syaratnya hanya cukup dikerjakan dengan bersyukur, tekun dan seimbang pasti akan ada hasilnya, cepat atau lambat. Kuncinya jika dikerjakan dengan bersyukur, tekun dan seimbang tentu kita akan merasakan KEPUASAN. Bicara kepuasan, kalau ditentukan dengan nilai angka tentu relatif bukan?

Jadi kesimpulannya KERJA ITU MAIN versi seorang Kei Shinta:

  1. Pekerjaan yang bisa dilakukan siapa saja, boleh seorang traveler, blogger, guru, motivator, musisi, koki, penyiar, penulis, dokter, tentara/polisi, photographer, wedding organizer dll dsb bahkan tukang sapu atau buruh sekali pun.
  2. Dikerjakan dengan bersyukur, tekun dan seimbang (jangan terlalu ngoyo dan juga jangan terlalu santai).
  3. Akan ada hasil yang kita dapatkan, cepat atau lambat, besar atau kecil tentu relative karena diukur oleh kepuasan tiap individu.

Saya seorang lulusan universitas fakultas ekonomi di Jakarta dengan major Akuntansi. Meskipun saya tidak pernah bekerja di divisi Akunting, saya pernah bekerja membantu ayah saya berwiraswasta menjadi rekanan Notaris sehingga saya mendapat kesempatan untuk magang di kantor notaris tersebut, untuk mengurus ijin-ijin mendirikan sebuah perusahaan, menjadi kepala toko di sebuah retail ternama di Indonesia, menjadi guru kindergarten, dan saat ini menjadi buruh di sebuah pabrik di Tangerang.

Sebagai seorang buruh tapi juga menyebut diri sendiri sebagai Travel Junkies:

Libur lebaran ke Bali dan Lombok sewaktu tahun 2009, Singapura , Swiss, German, Italia di tahun 2010, Medan di 2011, Bali lagi di tahun 2012, Amerika dan Canada di 2013 dan tahun 2014 kembali ke Bali lagi merupakan bagian kenikmatan dari KERJA ITU MAIN versi seorang Kei Shinta.

Tidak ada yang sia-sia dengan latar belakang pendidikan saya, ketelitian, keseimbangan pendapatan dan pengeluaran, perpajakan, laporan keuangan, laporan audit juga wawasan bermanfaat untuk perjalanan hidup saya hingga saat ini.

Beruntunglah jika kalian bisa bekerja sesuai dengan hobi ataupun passion kalian masing-masing dan jika bisa dibayar dengan tinggi tapi berdasar dari pengalaman pribadi aku sendiri yang merasakan akan hidup itu tidak berjalan seperti yang kita mau dan segala sesuatu tidak ada yang abadi maka ada baiknya jika saya bisa menyarankan sebuah prinsip: KERJA ITU MAINkan peran kita sehari-hari sebagai manusia yang bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain tentunya.

Jika saya terpilih menjadi pemenang dari kompetisi yang diadakan ACER Indonesia ini saya akan sangat bangga karena saya bisa menjadi kontributor (Acer Explorer) untuk Acer Indonesia terkait dengan program Kerja Itu Main mulai dari Agustus – Desember 2015, pengalaman berharga yang baru meski hanya 5 (lima) bulan. Terima kasih ACER Indonesia

Love,

kei

Liburan Menyenangkan Bersama Traveloka

Posted in Blog Competition, Hotel / Hostel, Indonesia, Tips and Information with tags , , , , on April 27, 2015 by travellingwithkeishinta

Bali, masih disebut sebagai Pulau Dewata. Mulai dari Pura (baca: Pure) sabagai tempat ibadah keagamaan, lalu pantai, gunung, danau hingga sawah semuanya bagaikan mempunyai keindahan tersendiri yang tidak pernah terlupakan dan memberikan daya magis agar kita kembali ke sana.

Kali ini saya membahas cara liburan yang berbeda di Bali, tetap masih memanfaatkan semua keindahan dan fasilitas yang ada di Bali untuk dinikmati agar liburan kali ini berkesan dan “nagih banget sensasinya”.

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah book tiket ke Bali dan juga hotel selama menginap di sana. Tidak perlu bingung dan ribet lagi untuk urusan yang satu ini, manfaatkan dong aplikasi mobile traveloka. Bukan hanya harga yang lebih murah dari semua situs-situs online sejenis tapi bahkan LEBIH MURAH dari kita pesan di website traveloka. Oleh karena itu aku lebih memilih menggunakan versi aplikasi mobile daripada via website-nya. Belum lagi semuanya serba simpel untuk milih tiket pesawat ataupun hotel, jadi kita bisa memberikan pertimbangan yang tepat sebelum menjatuhkan pilihan kita, dan yang paling penting yaitu SUPER CEPAT banget guys. Ga nyampe kali 1 (satu) menit.

 Tiket Berangkat Tiket Pulang

 Garuda Indonesia CGK – DPS return, 13 Mei 2015 – 18 Mei 2015

Tiket Hotel

Hotel Home @36 Condotel , Kuta, Bali, 14 – 18 Mei 2015

Tiket dan hotel dah beres, nah sekarang mikirin mau ngapain aja di sana.

Tanggal 13 Mei 2015

Pulang kerja segera mandi dan bersiap dengan 1 (satu) ransel bergegas menuju Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan taxi = Rp 50.000.

Tiba di Bandara Denpasar langsung mengisi energi alias sarapan super pagi karena petualangan akan segera dimulai.

Tanggal 14 Mei 2015

  • Melihat sunrise dan atraksi lumba-lumba di Pantai Lovina berangkat jam 3 (tiga) pagi dijemput di hotel =Rp 110.000
  • Snorkling melihat keindahan bawah laut Pantai Lovina = Rp 120.000

Tanggal 15 Mei 2015

  • Elephant Safari di Taro, Ubud = Rp 580.000
  • Ikut tur seafood Jimbaran Kecak yang dijemput di hotel jam 2 (dua) siang di hotel, diawali keliling GWK, Dreamland, Uluwatu, menonton tari kecak dan ditutup dengan makan malam sambil melihat sunset di Gekko The Ocean = Rp 495.000

Tanggal 16 Mei 2015

  • Tanjung Benoa Water Sport (Parasailing, Flying Fish, Scuba Diving dan Sea Walker) =Rp 900.000
  • Camel Safari di Nusa Dua (1 jam) = Rp 280.000

Tanggal 17 Mei 2015

  • Odyssey Submarine (Kapal Selam) di Bali = Rp 550.000
  • Menikmati sunset dari hotel sambil beristirahat karena besok pagi akan pulang.

Tanggal 18 Mei 2015

Menuju Bandara Denpasar Airport dengan dan langsung tiba di Jakarta di jemput supir kantor untuk kembali beraktivitas seperti biasa dengan semangat dan energi baru.

Ditambah biaya makan diluar sarapan pagi yang sudah ditanggung hotel dan makan siang yang sudah include di dalam biaya atraksi diatas, diperkirakan biaya makan yang masih diperlukan sekitar Rp 400.000 maka total biaya yang dikeluarkan hampir mendekati Rp 10.000.000.

Liburan yang menyenangkan. Terima kasih TRAVELOKA yang sudah membuat segalanya serba mudah, simpel dan super cepat. Benar-benar liburan yang tanpa beban.

(sebuah tulisan persembahan untuk kontes blog yang diadakan oleh http://www.traveloka.com)

Samsung GALAXY Note Edge – Semua Bisa. Semua Mudah.

Posted in Blog Competition, Indonesia, Tips and Information with tags , , , , , , on March 5, 2015 by travellingwithkeishinta

Hai… hai semua apa kabar? Semoga semua baik dan sehat yaa.. Balik lagi dengan Kei di sini, ada perasaan kangen kah dengan semua info update dariku? Yah.. maklum saja, rutinitas kesibukan harian benar-benar menyita waktuku untuk menulis semua kisah yang terjadi selama ini. Jangankan untuk menuangkannya dalam tulisan di blog ini, untuk bercerita secara langsung dengan beberapa teman sambil ngupi-ngupi cantik saja, semuanya hanya tinggal rencana dalam angan-angan belaka, hanya nyaris terjadi tapi tak pernah benar-benar terjadi.

mmmmm…… maklum ya guys……. 😉

Terlebih sejak 19 Januari lalu aku mendapat kesempatan dan kepercayaan untuk mengurus 3 (tiga) anak anjing baru aku, kolaborasi antara Golden Retriever (si-jantan) dengan Corgi (si-betina) yang pernah aku tulis di PERKAWINAN GOLDEN RETRIEVER dan CORGI, apakah sudah ada yang membacanya? Rasa penasaran akan menjadi seperti apa hasil kolaborasi itulah yang mungkin membakar semangat aku untuk intens mengamati perkembangan terbaru secara menyeluruh terhadap ke- 3 (tiga) anak anjing yang imut dan lucu itu.

Yessss… Cleve, Gen dan Smart nyaris membutakan mataku untuk melihat dunia luar dan hanya peduli dan memperhatikan semua hal baru tentang mereka. Mulai dari membuka mata, bisa melihat, bisa mendengar, belajar merangkak, berdiri, lari, melompat, cara mandiri minum susu di mangkuk, mulai mengenal dan mengerti nama mereka sendiri dan sebagainya…benar-benar asik untuk diikuti setiap perkembangannya. Kadang-kadang aku senyum sendiri melihat tingkah mereka semua, terutama saat pulang kerja dan capai di dalam perjalanan pulang menuju ke rumah, tingkah mereka benar-benar menghilangkan semua kepenatan. Terkadang juga sengaja kuambil gambar atau video tentang kelucuan mereka tersebut, agar di tempat bekerja bisa kulihat lagi karena tentu bisa meningkatkan mood aku yang lagi turun di kantor.

Hingga……… pada suatu ketika aku pernah menghayal dan berandai-andai jika saja aku memiliki Samsung GALAXY Note Edge…

Mengapa aku sengaja menjatuhkan pilihan pada Samsung GALAXY Note Edge? Kalau teman-teman masih ada yang belum tahu keunggulan dari Samsung GALAXY Note Edge ini, aku coba ungkap sedikit banyak yaa..

  • Quad-core 2.7 GHz Krait 450
  • Layar 5.6″ Quad HD+ Super AMOLED yang dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 3.
  • Android 4.4 (Kitkat)
  • Dual Kamera 3.7MP + 16MP yang dilengkapi dengan berbagai fitur berupa Dual Shot, Simultaneous HD video and image recording, geo-tagging, touch focus, face/smile detection, panorama, dan HDR, smartphone ini dapat menghasikan bidikan yang lebih terang dan jelas melalui kamera belakang maupun depan serta memberikan hasil terbaik walaupun dalam keadaan minim cahaya.
  • RAM 3 GB + Kapasitas 32 GB.
  • Dilengkapi dengan S Pen stylus 5g hovering 15mm dan pressure level sebesar 2.048 yang dapat memperkaya tulisan Anda diatas kanvas digital sebesar 5.6 inci dengan praktis dan mudah yang setelahnya akan di konversi dari analog ke digital dan dimasukkan ke dalam tambahan memo.

Nah…. memahami spesifikasi yang saya sebutkan di atas membuat saya berandai-andai. Membayangkan seandainya saja sebuah Samsung GALAXY Note Edge berwarna hitam ada di tangan saya, sudah pasti ada begitu banyak hal positif yang bisa saya lakukan. Semua hal bisa dan semua hal tentu mudah dilakukan. Keunggulan dari Samsung GALAXY Note Edge ini bisa saya gunakan untuk:

  1. Aktivitas harian saya memantau si Cleve, Gen dan Smart jadi lebih mudah. Kamera 16MP sudah siap mengabadikan momen-momen terbaik, bahkan Simultaneous HD video and image recording-nya sudah tentu bermanfaat sekali untuk merekam momen-momen perkembangan mereka secara maksimal. Bahkan meski saya di tempat kerja sekalipun, saya tidak mungkin ketinggalan menjadi saksi sejarah perkembangan semua anjing kesayangan saya karena saya bisa pantau via video call dengan orang rumah. Mengenai kualitas gambar tidak mungkin diragukan lagi. Apa lagi yang kurang dengan Dual Kamera 3.7MP + 16MP?
  2. Sudah beres dengan aktivitas di atas barusan, sepertinya hasrat pamer ke sosial media tidak bisa saya tolak dong… Istilahnya, pamer berupa atau video di media sosial wajib hukumnya 😉 Mau pamer berupa atau video di media sosial tentu tidak kenal hambatan dalam hal upload-nya, kapasitas Quad-core 2.7 GHz Krait 450 dan Android 4.4 (Kitkat)-nya sudah pasti mempermudah semua hal tersebut.
  3. Masih ada poin ke-3 (tiga) yang spesial. Mau travelling kemana aja, bisa banget kaleeee… Kan poin pertama dan ke dua sudah bisa dilakukan, jadi… tidak ada halangan dong untuk melakukan poin ke-3 (tiga). Mau jalan-jalan kemana aja bebas. Siapa yang punya impian keliling Indonesia atau menginjakkan kaki di semua benua yang ada di dunia (mulai Asia, Afrika, Eropa, Amerika, Australia, atau bahkan Antartika) atau mau seperti kisah “Keliling dunia dalam 80 (delapan puluh) hari”? Pokoknya mau keliling Indonesia ataupun keliling dunia semua itu bisa dilakukan. Buru-buru direncanakan aja, mau dalam negeri atau luar negeri. Tinggal berangkat bo……….
  4. Mau coba yang yang lagi tren saat, ngupi-ngupi cantik… ahhh… bisa tiap hari kalo gini mah…. Buru-buru telpon sohib-sohib yang kemarin pada dicuekin deh, malah…bisa sekalian hunting spot-spot cafe kopi yang baru. Yeayyyy….asik……bisa cuci mata, kenyang plus gaya dong….…..
  5. Poin satu sampai empat sudah?? Eits….nanti dulu…. Masih ada poin ke-5 (lima) ni… Kalau hobi jalan-jalan aja bukan halangan, pastinya hobi menulis tentu lancar mulus seperti jalan tol saat sepi dong. Fasilitas Layar 5.6″ Quad HD+ Super AMOLED, RAM 3 GB + Kapasitas 32 GB, Quad-core 2.7 GHz Krait 450 yang dilengkapi dengan S Pen stylus 5g hovering 15mm dan pressure level sebesar 2.048 pasti mempermudah semuanya. Memanjakan mata, memanjakan jari. Memanjakan diriku.

Mau tahu lagi poin-poin apa saja selanjutnya yang bisa dilakukan berikutnya, tentunya masih ada poin-poin berikutnya yang bisa dilakukan saat Samsung GALAXY Note Edge ada di tangan. Bisa dipastikan bahwa Samsung GALAXY Note Edge yang dipersembahkan oleh Samsung sebagai merk dagang smartphone ternama, tidak mungkin mengecewakan karena didesain dengan bentuk terbaru yang unik dan dengan layar edge, smartphone (note) ini memiliki layar sentuh dengan fingerprint sensor dengan bentuk melengkung atau disebut juga dengan Youm display sebesar 5.6 inch dan resolusi sebesar 2560 x (1440+160).

Aku tipe orang yang tidak suka dengan hal-hal yang berbau ribet terutama jika sedang mobile dan hectic karena padatnya aktivitas harian, sehingga aku sangat menyukai jika ada pilihan satu device yang memiliki desain yang stylish juga istimewa karena bisa bekerja multi fungsi sehingga fungsi efisiensi dan tepat sasaran bisa tercapai. Apalagi sudah didukung dengan desain yang tidak terlalu besar, berasa seperti membawa sebuah laptop tapi sebenarnya alat komunikasi atau istilah keren sekarang smartphone, si-telpon pintar. Simple, smart, stylish dan up to date itukah kamu orangnya? pilihannya yaa pasti Samsung GALAXY Note Edge. Jadi…tunggu apa lagi….

Samsung GALAXY Note Edge – Semua Bisa. Semua Mudah.

Love,

kei

(tulisan ini sebuah persembahan untuk )

Senyum Anak Indonesia Secerah Masa Depan Mereka

Posted in Awareness, Blog Competition, Indonesia with tags , , , , , , , , , on July 11, 2014 by travellingwithkeishinta

Yeayyyyy…… Pulang kampung… hati ini senang sekali saat ke dua orang tuaku mengajak berlibur ke kampung ibuku. Kampung yang belum pernah aku kunjungi seumur hidupku dan kini aku mempunyai kesempatan untuk pergi ke sana. Kampung mama terletak di Kabupaten Tapanuli Utara. Lebih tepatnya berada di Pahae Julu.

Pahae Julu adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara, selain Adiankoting, Garoga, Muara,Pagaran, Pahae Jae, Pangaribuan, Parmonangan, Purbatua, Siatas Barita, Siborongborong, Simangumban, Sipahutar, Sipoholon dan Tarutung. Pahae Julu berbatasan dengan Adiankoting, Pahae Jae, Pangaribuan, Siatas Barita, dan Tarutung.

Kampung persis tempat tinggal mama terletak di sebuah desa, yang mama biasa menyebutnya sebagai Desa Sigompulon. Menurutku Sigompulon terletak di sebuah tempat yang cukup terpencil, ada sawah, peternakan babi bahkan juga kebun kopi dan kokoa. Hawanya sangat menyejukkan bahkan cenderung dingin untuk orang yang tidak suka dengan cuaca dingin, penyebabnya mungkin disebabkan karena diapit dua buah pegunungan, bahkan menurutku hal itu jugalah mungkin yang menjadi penyebab komunikasi via telepon selular sangat sulit dilakukan sinyal telepon selular mungkin cukup terhalang kedua pegunungan tersebut. Beberapa rumah nampaknya juga mengandalkan parabola demi kelancaran aktivitas menonton televisi.

Hal yang cukup unik kutemukan saat di Desa Sigompulan adalah kenyataan penduduk setempat yang sudah tidak keluar rumah sejak pukul 6 (enam) sore dikarenakan gelap dan hawa dingin, juga kesukaan mereka untuk memelihara babi, daripada anjing sehingga sering kujumpai anjing-anjing yang kurus kering berbanding terbalik dengan babi yang gemuk sekali. Sewaktu kutanyakan kepada penduduk setempat penyebabnya karena babi mempunyai nilai jual sedangkan anjing tidak. Uangnya bisa digunakan untuk penduduk setempat bertahan hidup selain dari hasil bersawah atau berkebun kopi atau kokoa yang tidak terlalu mempunyai nilai jual.

Posisi Desa Sigompulan yang jauh dari ibukota kabupaten mungkin sebagai penyebabnya, ditambah lagi tidak ada transportasi umum yang memudahkan penduduk beraktivitas sehari-hari. Anak sekolah yang nampak pun banyak terlihat berjalan kaki saja, kadang pula kulihat ada anak sekolah yang tidak memakai sepatu atau yang memakai celana yang reslestingnya hanya digantikan dengan peniti saja, entah lah apa karena tidak ada penjahit, atau susah untuk membeli celana yang baru aku tidak menemukan alasan yang pasti. Bahkan saat hujan pun jarang kutemukan payung, hanya pelepah daun pisah yang diandalkan juga mereka lebih memilih menenteng sepatu mereka daripada memakainya, supaya tidak basah mungkin.

Yah…begitulah hasil pengamatan aku selama 3 (tiga) hari di kampung mama.

Hingga keesokan harinya…….

Sambil menikmati pemandangan alam, baik sawah yang menguning, pohon durian yang sedang berbuah, juga ada kokoa-kokoa yang sudah berjatuhan di tanah untuk memanggil para peladang untuk datang memungut, saya menyaksikan beberapa anak kecil sedang bermain.

Setelah asik menonton mereka, gantian mereka yang memandang saya ‘aneh’ karena saya terlihat berbeda dengan mereka, mungkin dari penampilan saya menunjukkan bahwa saya bukan berasal dari desa itu. Secara tiba-tiba mereka beramai-ramai mengerubungi saya. Saya cukup kaget dengan serangan yang bisa dibilang tiba-tiba itu. Rupanya mereka terkesima akan satu hal dan meminta saya melakukan sesuatu pada mereka.

Astaga………Ternyata mereka meminta saya mengambil gambar mereka…

Suatu permintaan yang sangat sederhana namun sangat penuh antusias dan euforia yang tak terbendung. Saat saya tanya mengapa mereka seperti itu, dikatakan mereka sangat jarang sekali di foto atau mungkin hampir tidak pernah. Astaga… yaaa saya sangat maklum karena menurut saya desa ini sangat terpencil. Jangankan foto kamera yang jenis digital kamera telepon pintar yang ada kameranya ataupun telepon biasa yang ada kameranya sangat jarang dimiliki penduduk setempat.

Berikut foto-foto mereka:

This slideshow requires JavaScript.

Sambil melakukan ‘sesi foto’ dengan anak-anak tersebut saya bertanya pertanyaan sederhana, “apakah cita-citamu?”

Sebagian ada yang bilang ingin menjadi polisi, tentara, dokter, guru, perawat, bahkan ada juga yang bilang ingin jadi artis terkenal seperti yang ada di televisi. Namun ada seorang anak yang menjawab cita-citanya ingin menjadi jagoan. Saya cuma bisa tersenyum mendengar jawaban polos dari anak-anak tersebut.

Sebelum pulang saya sempat mengajukan pertanyaan mendasar tentang negara Indonesia. Ketika ditanya apakah dasar negara Indonesia, mereka berapi-api mereka menjawab PANCASILA. Kemudian saya melanjutkan apa lambang negara Indonesia, beberapa diantara mereka ada yang menjawab Garuda dan sebagian ada yang menjawab dengan maksud melengkapi yaaa… GARUDA PANCASILA — dengan suara nyaring sambil mengacungkan jari telunjuk menyerong ke atas — tindakan mereka ini membuat saya terharu.. Saya menafsirkannya seperti memancarkan semangat patriotisme. Lanjut dengan pertanyaan berikutnya tentang warna bendera Indonesia, dengan satu suara mereka berteriak MERAH PUTIH.

Dan kemudian…..

Pertanyaan selanjutnya menyambung jawaban MERAH PUTIH, saya balik bertanya, apa arti yang terkandung dalam MERAH PUTIH ? Anak-anak pun hanya terdiam dan saling berpandangan dan sedikit bingung. Cukup lama terdiam akhirnya saya kembali merespon dengan pertanyaan, apakah ada yang tahu arti MERAH PUTIH bendera Indonesia? Coba ingat-ingat… apa yang diajari guru di sekolah, ada yang tahu tidak? Karena mereka sudah menjawab kompak dengan jawaban tidak tahu, akhirnya saya berhenti bertanya dan menjelaskan kepada mereka bahwa MERAH artinya BERANI dan PUTIH artinya suci. Saya coba tanya lagi kepada anak-anak tersebut jadi…. MERAH PUTIH artinya apa??? Kompak dan lugas mereka berseru dengan suara nyaring MERAH artinya BERANI dan PUTIH artinya suci.

Usai anak-anak menjawab dengan jawaban tersebut saya katakan: “Cukup sampai di sini dulu yaa, besok kita kumpul di sini lagi dan kalian semua wajib membawa buku kalian di sekolah dan kita mengerjakan PR sekolah kalian bersama-sama … kakak mau pulang dulu,” kataku dan berakhirlah kegiatan kami saat itu.

Esoknya mereka kembali dan kita mengerjakan PR mereka semua bersama-sama hingga 3 (hari) berikutnya karena hari keempat pertemuan kami, aku harus pamit dan mengakhiri liburanku bersama mereka. Tiga hari mengerjakan PR bersama serasa menjadi guru wali kelas sungguhan dan menjadi pengalaman liburan yang tak terlupakan saat aku ke kampung mama.

Dalam perjalanan pulang ke Jakarta saya berpikir tentang pertanyaan sederhana yang hampir tak mampu mereka jawab waktu pertama kali aku berjumpa mereka. Akankah dibiarkan begitu saja ketidaktahuan anak-anak Indonesia? Melihat senyum dan antusias mereka akan masa depan akankah kita diam saja dan tidak peduli. Mereka membutuhkan pengetahuan dan kiranya kita adalah orang-orang yang peduli dan mau mewujudkan cita-cita mereka sehingga senyum anak Indonesia secerah masa depan mereka.

Dengan cinta,

kei

Bebas Visa Ke Jepang untuk WNI

Posted in Indonesia, Japan, Visa and Document with tags , , , , , , , , , on June 24, 2014 by travellingwithkeishinta

Bebas Visa Ke Jepang untuk WNI (Warga Negara Indonesia)  TIDAK BENAR.

Ini info terbaru yang saya terima dari Kedutaan Besar Jepang di Indonesia yang menyatakan :

Pemberitahuan dari Kedutaan Besar Jepang

Bersama ini kami ingin memberitahukan bahwa berita bebas visa bagi warga negara Indonesia adalah berita yang tidak benar.

Yang benar adalah: Dalam rangka merayakan 40 tahun persahabatan dan kerjasama Jepang dan ASEAN, sejak tanggal 1 Juli Pemerintah Jepang memutuskan untuk memperpanjang masa tinggal sementara bagi warga negara Indonesia yang memiliki visa multiple, dari 15 hari menjadi 30 hari.

Dengan demikian, warga negara Indonesia tetap memerlukan visa untuk berkunjung ke Jepang.

Referensi:
WEBSITE MOFA
WEBSITE KEDUBES JEPANG

Info yang benar adalah :

Visa Kunjungan Sementara Berkali-kali (Wisata)

Mulai tanggal 1 September 2012 Pemerintah Jepang akan menerbitkan VISA Kunjungan Sementara Berkali-kali (multiple VISA) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Indonesia dan berencana berkunjung ke Jepang untuk tujuan wisata, kunjungan keluarga, dan kunjungan sementara lainnya yang tidak berhubungan dengan pekerjaan/bisnis.

Per 1 Juli 2013, masa tinggal untuk VISA Kunjungan Sementara Berkali-kali (multiple VISA) diperpanjang dari 15 hari menjadi maksimal tiga puluh (30) hari per kali kunjungan, dengan masa berlaku maksimal tiga (3) tahun.

VISA Kunjungan Sementara Berkali-kali ini akan diberikan apabila dinilai memenuhi kriteria tertentu kepada:
WNI yang berdomisili di Indonesia dan memiliki E-paspor atau paspor MRP
Melakukan kunjungan yang bersifat kunjungan sementara (temporary visit)
Mengajukan permohonan VISA Kunjungan Sementara Berkali-kali,

Bagi aplikan yang telah memiliki riwayat perjalanan singkat ke Jepang selama 3 (tiga) tahun terakhir, harap menunjukkan paspor yang memuat riwayat perjalanan tersebut saat melakukan aplikasi VISA.

Informasi lengkap mengenai tata cara pengajuan VISA jepang dapat dilihat dalam petunjuk pengajuan “VISA Kunjungan Sementara Berkali-kali (wisata)”

Hingga info ini saya posting, informasi ini yang berlaku dan belum ada perubahan atau kabar terbaru lagi. Jika ada pembaca yang sudah mempunyai info terbarunya, mohon posting di komentar yaaa.

 

Love,

kei

Ayo Siapkan Dana Pensiun Sekarang!

Posted in Indonesia, Tips and Information with tags , , , , , on May 2, 2014 by travellingwithkeishinta

Ajakan bermanfaat dari pendapat pribadi yang sederhana….

Bicara tentang dana pensiun, mungkin sebagian orang berpikir hal tersebut ditujukan untuk pegawai pemerintahan baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil ataupun Kepolisian Republik Indonesia/Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Pernyataan tersebut sudah umum karena terbukti dalam gaji yang diterima sudah disisihkan untuk mengalokasi dana pensiun yang dimaksud. Sehingga wajar jika pegawai non pemerintahan dalam hal ini karyawan swata atau wirausahawan/wirausahawati kurang mengenal adanya dana pensiun.

Bicara tentang dana pensiun, apakah begitu penting sehingga ada aturan yang menerapkan penyisihan gaji untuk dana pensiun? Mengapa pegawai pemerintahan “sengaja” mengalokasikan gaji untuk dana pensiun ini? Menurut saya 2 (dua) alasan ini menjadi penyebabnya :

  1. Sebagai penghargaan atas pengabdiannya terhadap bangsa dan negara
  2. Adanya batasan usia maksimal untuk pengabdian bagi pegawai pemerintahan baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil ataupun Kepolisian Republik Indonesia/Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

Nah… di sinilah letak perbedaan dengan pegawai non pemerintahan yang dalam hal ini karyawan swata atau wirausahawan/wirausahawati. Kedua poin penyebab yang disebutkan di atas kurang mendapat perhatian.

Oleh karena itu… sebenarnya jika dilihat dari 2 (dua) poin di atas seharusnya pegawai non pemerintahan yang dalam hal ini karyawan swata atau wirausahawan/wirausahawati ternyata bisa juga dan sudah seharusnya mempersiapkan dana pensiun juga. Apalagi di jaman yang serba kompetitif ini dimana persaingan semakin ketat. Ribuan bahkan jutaan orang bersaing untuk mendapatkan satu pekerjaan dan perkembangan jaman yang semakin canggih dan mengikuti arus tren teknologi tidak akan bisa memberika kepastian terhadap dunia usaha. Segala hal bisa saja terjadi. Kapan dan dimana saja.

Pernah terbayangkah jika perusahaan suatu saat hanya mau memakai karyawan “fresh graduate” daripada karyawan berpengalaman? Atau keadaan perusahaan yang kurang baik karena satu dan lain hal yang menyebabkan terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)? Atau permintaan perusahaan untuk pensiun dini? Atau sebagai wirausahawan/wirausahawati tentu ada ketergantungan terhadap keadaan perekonomian, situasi politik, kondisi pertahanan dan keamanan suatu negara yang mempunyai dampak terhadap kondisi kelangsungan perusahaan?

Jadi… akan kah kita setuju bahwa dana pensiun itu harus disiapkan sejak sekarang?

Lalu… bagaimana cara menyiapkan dana pensiun?

Apakah alasan yang mengatakan bahwa gaji yang kita terima masih terlalu kecil, belum bisa memenuhi/mencukupi semua kebutuhan hidup atau sebagai usahawan/usahawati yang mengatakan balik modal saja belum apalagi untung bisa dijadikan alasan untuk tidak menyisihkan dana pensiun? Tentu tidak.

Banyak jalan menuju Roma. Itu berarti juga banyak cara untuk mempersiapkan dana pensiun. Berikut ini mungkin salah satunya yang bisa dijadikan pilihan :

  • Mulailah menabung, menyisihkan sebagian gaji/pendapatan kita secara teratur setiap bulannya. Tidak usah dipaksakan dalam jumlah yang besar. Cukup sesusai kemampuan dan yang terpenting harus rutin/teratur. Jika memungkinkan dibuat terpisah, tidak dicampur dengan rekening lainnya dengan tujuan menghindari godaan untuk bisa digunakan setiap saat.
  • Bisa juga memanfaatkan fasilitas deposito. Bunga yang menarik, hanya cukup sekali penyetoran dan tidak bisa diambil dalam jangka waktu tertentu akan membantu kita melatih kedisplinan menyisihkan dana. Jika kita mentargetkan dana deposito ini akan diambil saat kita pensiun, bisa dibayangkan lumayan rupiah yang didapat.
  • Ada juga program Jaminan Hari Tua (JHT) yang ditawarkan dari Jamsostek. Memang lebih membantu jika ada kontribusi dari perusahaan yang ikut membantu, tapi jika tidak pun, kita sendiri yang membayar secara penuh juga tidak apa-apa. Toh, dana yang kita setorkan akan mendapat bunga atas penyimpanan tersebut.

Akhirnya…

Tunggu apa lagi? Tidak usah buang waktu lagi, dengan berbagai alasan. Mulai dari sekarang! Lebih cepat, lebih baik. Bahkan akan lebih baik lagi jika masih di awal-awal diterima bekerja atau memulai usaha. Hal utama bukan bicara tentang nilai yang kita sisihkan, tapi rutin/teratur hingga kita pada titik kita merasa sudah cukup dan tinggal menikmati hasilnya. Tentu manfaatnya (baca: nilai uang yang disisihkan) pun akan lebih terasa di akhir nanti.

Ayo siapkan dana pensiun sekarang!

NB: Kalau mau info yang lebih jelas boleh klik artikel berikut http://bit.ly/BNI_Simponi  

Salam hangat,

kei

%d bloggers like this: