Archive for September, 2013

GRATISAN – KOMUNITAS GRATISAN

Posted in Tips and Information with tags , , , on September 27, 2013 by travellingwithkeishinta

Banyak jalan menuju Roma

Ada usaha, pasti ada jalan….

Ini yang mendasari saya memiliki niat untuk membuat postingan ini. Semua yang tertulis di sini bukan milik saya dan saya tidak terlibat sama sekali dengan isi tulisan ini. Saya berharap pembaca sekalian bisa mendapatkan manfaat positif dari postingan saya ini.

Semua hal tentang promo, kuis, atau pun info-info yang menjanjikan hadiah atau keuntungan akan saya posting di sini. Pembaca boleh mencoba ataupun tidak mencoba. Semua pilihan ada di tangan anda. Anda yang memutuskan dan menanggung resiko atas tindakan anda sendiri, tidak ada paksaan sama sekali yaaa.

Baiklah, mari kita mulai…..

  1. AYO INDONESIA BISA (Tunjukan kamu adalah suporter sejati TIMNAS, ikuti tantangan dan dapatkan hadia menarik) http://www.ayoindonesiabisa.com/
  2. DISKON LIBURAN HABIS-HABISAN Beli sekarang di http://www.airasiago.com/in-id/ (Promo berakhir pada tanggal 28 September 2013 Pukul 23:59 WIB)
  3. Join Groupon Food Race sekarang & menangkan 3D/2N Stay di Bali + Lumix Camera + Dining Vouchers + Groupon Credit dengan total hadiah lebih dari Rp. 30.000.000,- http://groupon.co.id/promo.php?i=67072 Pendaftaran ditutup pada hari Kamis tanggal 03 Oktober 2013 Pukul 23:59
  4. PELAJARI DAN PERIKSA GIGI ANDA DENGAN AHLINYA. GRATIS!!! cek wilayahnya di http://www.facebook.com/tanyapepsodent
  5. Adu KREATIVITASMU menyusun kalimat seru dari gambar acak dan menangkan VOUCHER JUTAAN RUPIAH di http://matchminton.pbdjarum.org/ 9 September – 6 Oktober 2013
  6. ASURANSI JIWA GRATIS DARI (provider) XL di http://www.facebook.com/media/set/?set=a.576567742374883.1073741827.175052945859700&type=3
  7. akan dilanjutkan sesaat lagi yaaaa….

Salam hangat,

kei

Advertisements

Ayo Travelling : Tips Menghasilkan Dana Travelling

Posted in Tips and Information with tags , , on September 18, 2013 by travellingwithkeishinta

Musim liburan telah tiba. Sebagai seorang karyawan swasta biasa alias bukan bos apalagi bekerja di Indonesia, dan lagi bukan seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang bekerja 5 (lima) hari saja dari Senin sampe Jumat yang kalau ada hari ‘kejepit nasinal (harpitnas)’ – itu hanya istilah saya saja yaaa ;) – mungkin hanya momen lebaran saja kita bisa merasakan yang namanya liburan. Jika ditambah sama ijin cuti yang diambil bersamaan, tentunya liburan akan semakin terasa arti liburannya karena bisa libur lebih lama dari jadwal libur lebaran yang hanya 1 (satu) minggu saja, saya dulu sempat merasakan sampai 16 (enam belas) hari. Saya sampai meloncat kegirangan. Benar-benar lumayan.

Bagaimana saya tidak bahagia, bekerja di Indonesia sebagai karyawan swasta biasa. liburan kadang kala hanya sebatas impian. Kadang ada beberapa teman saya yang nekat ‘bolos’ (alpa) dan mengatakan sedang sakit dengan memakai surat sakit palsu atau teman saya yang perempuan memberikan alasan sedang ‘didatangi tamu bulanan’ ataupun segudang alasan lainnya yang kesemuanya itu dilakukan agar bisa merasakan liburan. Oleh karena itu begitu ijin liburan sudah di tangan, sangat disayangkan untuk disia-siakan karena belum tentu momen ini bisa dinikmati lagi di kemudian hari.

Biasanya yang saya lakukan untuk memanfaatkan liburan itu dengan bertravelling ria. Alasan kuat saya melakukan itu karena saya perlu udara dan suasana baru. Bayangkan saja jika setiap hari dimulai dari bangun tidur sampai kembali tidur saya melakukan aktivitas yang sama tersebut selama 6 (enam) hari secara terus menerus. Duduk di bangku yang sama, kendaraan yang sama, lewat di jalan yang sama, bertemu dengan orang yang sama dan masih banyak lainnya. Stres di jalan karena macet, stres karena pekerjaan atau stres karena hal-hal lain selama 6 (enam) hari tentu membuat kita tertekan. Hari Minggu yang tersedia sebagai waktu libur pun tidak mampu menebus semuanya itu.

Setelah bertravelling ria tentu akan memunculkan semangat baru untuk kita kembali menjalankan rutinitas harian kita sebelumnya. Ada perasaan kangen yang samar terasa saat kita liburan karena mau tidak mau rutinitas kita setiap hari tersebut sudah memaksa kita untuk jatuh cinta akan hal tersebut. Ini benar, dan jawabannya harus ditanyakan kepada masing-masing pribadi untuk pembuktiannya. Benar tidak ya ?? ;)

Pilihan saya terhadap travelling mungkin akan menimbulkan pro dan kontra. Mengapa demikian ?? Travelling identik dengan pemborosan menurut sebagian orang. Bahkan setelah pulang travelling bukan mendapatkan semangat baru tapi malah menambah stres karena budget dana travelling yang besar mungkin diperoleh dari meminjam alias utang hehe :P –bukan bermaksud menyinggung atau menyindir ya karena saya juga begitu kok hehe… — Tapi sudahlah, biarkan mereka-mereka yang pro dan kontra itu. Saya pribadi kurang setuju jika dikatakan pemborosan, karena travelling tidak dilakukan setiap hari dan hal ini bisa dikontrol secara baik dengan perencanaan karena sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Nah… pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana menghasilkan dana utk bisa travelling?? Saya pribadi berpendapat ini bisa dihasilkan dari GAYA HIDUP HEMAT kita. Mengapa demikian??? Berikut ini saya akan coba bagikan menurut cara pandang saya dan pengalaman saya pribadi tentang gaya hidup hemat yang bisa menghasilkan budget (anggaran) travelling :

  • MENABUNG, karena direncanakan jauh-jauh hari tentu harus siap untuk menabung untuk bisa travelling
  • MINIMALISIR BUDGET PULSA TELEPON, bayangkan saja jika 1 (satu) orang bisa mempunyai hp atau BB (telepon GSM), telepon CDMA dan modem internet untuk laptop atau PC
  • HENTIKAN KELUAR MALAM SETIAP HARI untuk MENGHAMBURKAN UANG, sekali keluar malam sudah tentu banyak biaya yang harus  dikeluarkan mulai dari bensin, makan, minum, senang-senang, dll dsb, hal positifnya tentu kita akan lebih segar dan sehat karena banyak waktu beristirahat
  • STOP BERPAKAIAN dan SEPATU MENGIKUTI TREN, bisa dibayangkan setiap kali keluar mode-mode pakaian dan sepatu terbaru, jika harus mengikuti itu semua, lemari sebesar apapun tidak akan muat menampung pakaian dan sepatu anda, lagi pula tidak mungkin pakaian-pakaian dan sepatu-sepatu itu bisa terpakai semua
  • STOP ISTILAH NONGKRONG DI MAL atau CAFE, apalagi jika kita hobi mentraktir teman :P
  • KURANGI KEGIATAN CUCI MATA apalagi cuci mata di mal, begitu lihat barang bagus dan diskon pasti ‘ngiler’ dan mau memborong, cuci mata bisa dengan joging atau jalan santai di taman
  • PILIHLAH SEMUA HAL YANG KLASIK DARI PADA MENGIKUTI TREN karena bisa dipakai setiap saat
  • bila perlu BAWA MAKAN SIANG SENDIRI dari rumah demi menghemat :P
  • KURANGI MEMBELI BENDA-BENDA YANG TIDAK DIPERLUKAN, kadang niat kita membeli sesuatu karena nafsu dan lapar mata saja, begitu benda yang diinginkan didapat malah tidak dimanfaatkan
  • CARI ALTERNATIF PENGHASILAN TAMBAHAN, itu artinya kita harus GIAT BEKERJA dan BEKERJA KERAS

Membaca postingan saya di atas setujukah jika dikatakan travelling merupakan lifestyle ? karena semua masukan saya demi mendapatkan budget travelling diatas dilakukan dengan cara menekan gaya hidup (lifestyle) kita. Saya setuju jika semua orang bisa travelling karena travelling tidak untuk kaum jet set saja.

Bukti jika saya bukan kaum jet set bisa di baca di : JANGAN MENYERAH AKAN KESULITAN HIDUPMU

Semoga bermanfaat.

Salam,

kei

 

%d bloggers like this: