Archive for May, 2012

Pilatus Kulm (Mt. Pilatus), Switzerland

Posted in Switzerland, Tips and Information with tags , , , , , , , on May 30, 2012 by travellingwithkeishinta

Switzerland, September 11, 2010

ONE MOUNTAIN FOR SPORTS AND ADVERTURES

Pilatus is a mountain near Lucerne, Switzerland. Jurisdiction over the mountain is divided between the cantons of ObwaldenNidwalden, and Lucerne. The peak is in Obwalden right on the border with Nidwalden.

The mountain is heavily fortified, with gun emplacements within the mountain just below the tourist viewing gallery

So close to Lucerne and so easy to reach by public transport, Mount Pilatus (2132 m altitude) is the perfect peak for everyone, large or small. 2 aerial cableways, 2 hotels, 7 restaurants, the world’s steepest cogwheel railway and Central Switzerland‘s biggest suspension rope park guarantee exciting excursions. All kinds of sports fans meet here to hike, climb, toboggan sledge, bike and sledge (6 km sledge run). Plus: events, attractions and fun galore!

Pilatus was named after a local legend which alleges that Pontius Pilate was buried there.
Numbered amongst those who have reached its summit are Conrad GessnerArthur Schopenhauer (1804), Queen Victoria, Keith Ferrante, Andrew Herrmann, Andrew Jeeves, Steven Callister and Vladimir Lenin.

Route :
From Zurich take train to Luzern
From Luzern take train to Alpnachstad
From Alpnachstad take a special train to Mt. Pilatus pay CHF 32
The same route for return.

Please check http://www.pilatus.ch

Can you see how beautiful it is …..

We start on here, buy one return ticket then the train will drive you up ;)

Then,,, we started our journey from here …..

With Hotel Bellevue as a background, the place named “Drachenweg” — a longer circuit through the rock gallery.

This is area named Oberhaupt 2106 m / 6913 ft

We walk down and about 100 m we can find “Chriesiloch”

Another side of the mountain that you must try is “Tornlishorn” 2132 m / 7000 ft. Footpath to the highest point of Mount Pilatus. It needs a bit extra power, but you will be enjoy when you arrived there ;)

This is “ESEL” 2118 m / 6953 ft. Spectacular 360 degree panorama : Alpine range, Black Forest and Santis. View over six lakes.

What a wonderful journey of hiking. I wish I could go back there again.

Cheers,

Kei

Water Sports in Tanjung Benoa, Nusa Dua, Bali, Indonesia

Posted in Indonesia, Sports with tags , , , , , , , , on May 29, 2012 by travellingwithkeishinta

Indonesia

Here are some kind of water sports in Tanjung Benoa, Nusa Dua, Bali, Indonesia :

  1. Jet Ski about 15 minutes
  2. Parasailing 1 arround
  3. Banana Boat 15 minutes
  4. Scuba Diving 1 hour
  5. Snorkeling 1 hour
  6. Glass Bottom + Turtle Island 1 hour/boat
  7. Flying Fish 15 minutes
  8. Seawalker 30 minutes
  9. Water Ski 15 minutes
  10. Rolling Donut 15 minutes
  11. Wake Board 15 minutes

You can choose one or choose all. Enjoy your adrenalin games.

Peace and Blessing !

With Love,

Kei

Tanjung Benoa Water Sport, Bali Island, Indonesia

Posted in Indonesia, Sports, Tips and Information with tags , , , , on May 29, 2012 by travellingwithkeishinta

Indonesia

Cuaca cerah, langit di atas kawasan Nusa Dua Bali indah sekali, hanya nampak gugusan kumpulan awan putih yang menghiasi angkasa yang biru. Sangat mempesona. Ya, setelah melahap sarapan pagi kami beranjak ke Tanjung Benoa, target kita selanjutnya setelah ditunda karena jadwal kemarin yang sudah cukup padat.

Kami menuju kawasan parkir motor. Mengapa kami naik motor ?? Diantar oleh Innova membuat perjalanan terasa lambat karena kemacetan yang terjadi, jarak tempuh yang seharusnya hanya setengah jam bisa molor sampai 1 jam lebih hanya karena Innova. Menyebalkan memang.

Dan sekarang motor sudah stand by. Saatnya berangkat…..
Tapi, ada satu kendala yang muncul, helm cuma ada satu !!

Setelah pemikiran yang matang karena jarak Nusa Dua ke Tanjung Benoa tidak terlalu jauh, maka kami pun tetap nekat berangkat meski dengan modal satu helm ditambah kupluk yang sengaja dipakai untuk menyamarkan penumpang lain yang tidak memakai helm. Lho kok ??? Apa iya bisa ?? Mirip saja tidak ?? Kupluk —— Helm ??????

Lanjut…….
Matahari kini mulai merangkak perlahan ke atas kepala kami, namun hal itu tidak menyurutkan niat kami untuk beraksi ;)

Adrenalin sudah tidak sabar untuk di tes dengan Parasailing ;) yeayyyyyyyy…….

ditambah tujuan utama untuk mencoba Flying Fish sudah meletup-letup karena memang atraksi ini belum ada selain di Bali —– apa iya ????? ——

Berangkat……..

Akhirnya, hanya butuh 10 menit kami sudah tiba di Tanjung Benoa.

Keriaan sudah tergambar di depan kami, terlihat semua orang sudah sibuk dengan aktifitasnya masing-masing. Ada yang sedang bersiap2 menunggu giliran —- lihat kan baju pelampung sudah melekat di tubuh mereka ?? —- Ada juga yang sedang memantau teman, sodara atau siapa pun itu yang sedang melayang2 di udara ato di atas air, dan kami pun tidak lupa bergaya dulu diantara mereka2 hahaha :D

   

Tiba-tiba dkami dihampiri oleh petugas yang mengkoordinir kawasan tersebut. Setelah dipersilakan duduk, di hadapan kami disajikan daftar harga atraksi water sport di kawasan tersebut. “Silakan di pilih, Mas dan Mbak-nya mau coba yang mana”, ujar petugas itu.

Fantastis !! Angka yang tertera sampai menyentuh angka IDR 600,00 untuk 1 (satu) paket atraksi. Merasa kurang yakin saya pun bertanya untuk memastikan harga tersebut dan mereka menjawab dengan pasti bahwa angka tersebut benar.

Bingung ??! Ya, kami berdua agak shok dan sedikit bingung karena kami berdua biasa ber-banana boat dan jet ski-an ria di Anyer ato Carita tidak pernah sampai menyentuh angka tersebut. Justru yang membuat kami ingin ke Tanjung Benoa karena ingin mencoba Parasailing dan Flying Fish – nya yang sudah kesohor itu karena sampai saat saya menulis post ini di Anyer ato Carita menu permainan seerti itu masih belum tersedia.

Setalah melalui perundingan alot seperti rapat paripurna Dewan hhehehee —- maaf, hiperbola dikit ga apa-apa kan ? —- ditambah ancaman kalau kami batal mencoba, akhirnya harga ditemui kesepakatan. Flying Fish 2 (dua) orang ditambah Parasailing 1 (satu) orang menghabiskan IDR 400,000.

Saatnya adik aku siap-siap.

Tapi jangan kuatir,, sebelum Para Sailing dimulai instruktur mengarahkan tindakan-tindakan apa yang harus dilakukan saat kita mulai —— begitu semua tali-tali parasut terpasang sempurna di badan dan kita sudah ada di posisi pinggir laut dan instrukstur mengatakan YA ! ——- itu artinya kita harus segera berlalri sekencang-kencangnya untuk menyesuaikan speed boat yang sudah berjalan, sehingga kita tidak tertarik oleh speed boat akibat ketidak siapan kita mengikuti kecepatan speed boat. Selain itu arahan-arahan pada saat turun pun tidak lupa dijelaskan secara gamblang —– meski kesannya terlalu cepat sehingga kita yang masih awam dengan hal ini agak “ga nyambung” dengan penjelasan yang diberikan :D Tapi tenang, pada saat semua terjadi akan ada aba-aba lewat pengeras suara dari instruktur di bawah sehingga kita tidak mati kutu di atas sana —- meski sebenarnya saat instruktur teriak-teriak kita yang di atas juga bingung,,, suara teriakan-teriakan itu buat siapa ?? kita ato bukan :P Penonton yang di bawah cuma bisa ngetawain aja waktu kita kebingungan di atas mikirin teriakan-teriakan di bawah itu buat kita ato bukan huuuuuu….. dasar penonton, cuma bisa komen doang, giliran ditantangin nyoba, ga punya nyali weeeee :P

So,,, saatnya adik aku beraksi, tapi sebelumnya gaya dulu dong

mmmmm keren banget adik aku yang satu ini hehehehhe…. sapa dolo donk kaka nya heheheheheheee

O iya gaya waktu kita berdua naik Flying Fish pas di udara sih tiduran, aku di sebelah kanan dan adikku di sebelah kirinya tujuannya untuk menjaga keseimbangan dan instruktur duduk di tengah-tengah memantau keseimbangan sudah pas ato belum. Tapi kalo kalian mau dengan posisi duduk seperti mengendarai motor juga ga apa-apa kok, SAFETY juga.

Jadi…… jangan ragu untuk mencoba ya. Kalo ada yang mau ngajak aku ke sana lagi untuk coba Parasailing dan Flying Fish bole kok, asal semua ditanggung yang ngajak yah :P

Semoga post ini bermanfaat.

Salam,

Kei

Visa Swiss, Jerman, Italia = Visa Schengen

Posted in Switzerland, Tips and Information, Visa and Document with tags , , , , , , , on May 28, 2012 by travellingwithkeishinta

Indonesia

Saya ingin berbagi pengalaman mengurus Visa Schengen beberapa waktu lalu.

Tujuan : Swiss, Jerman, Italia
Via : Kedutaan Swiss di Jakarta

Isi formulir pengajuan visa yg ada di Kedutaan atau donlot di website Kedutaan dg melampirkan :

  1. Paspor yg masih berlaku minimal 3 (tiga) bulan masa tinggal anda jika anda berniat mengajukan visa selama 3 (tiga) bulan dan sertakan juga fotokopi riwayat perjalanan yg ada di paspor anda.
  2. Formulir aplikasi yang sudah terisi lengkap dan ditandatangan jangan lupa meninggalkan alamat email dan no telpon yg bisa dihubungi jika nanti ada dokumen yang diperlukan lebih lanjut.
  3. Foto terbaru 2 (dua) lembar.
  4. Reservasi tiket PP.
  5. Reservasi hotel selama perjalanan dengan data telpon dan alamat lengkap hotel serta nomor konfirmasi hotel.
  6. Itinerary perjalanan sejak hari kedatangan sampai kepulangan.
  7. Bukti laporan keuangan seperti Rekening tabungan 3 (tiga) bulan terakhir, slip gaji (jika ada) surat bukti kepemilikan inventaris pribadi.
  8. Surat Rekomendasi dari perusahaan tempat bekerja yang menyatakan posisi dan jumlah gaji anda.
  9. Asuransi Perjalanan yang meng-cover sebesar EURO 30,000.
  10. Surat dokumen pribadi seperti KK (Kartu Keluarga), Akta Lahir, Ijasah dan atau Akta Nikah.
Contoh Surat Rekomendasi dari perusahaan bisa dilihat di RECOMMENDATION LETTER dan untuk contoh Itineray Perjalanan bisa dilihat di FORMULIR ITINERARY PERJALANAN

Waktu Proses : 10 hari kerja
Biaya : IDR 750.000
Waktu kerja : Senin – Jumat
Jam Buka : 09 am – 2 pm (lebih baik datang pagi karena antri)

Semoga info ini bermanfaat.

Salam Damai dan Berkat,

Kei

Recommendation Letter

Posted in Visa and Document with tags , , , , , , , on May 28, 2012 by travellingwithkeishinta

Here is a sample about a letter from your employer stating your position and salary :

Tangerang, ………
TO : VISA SECTION
The Embassy of …..
Jakarta

Subject : Tourist Visa Application

Dear Sir / Madam,
The undersigned :

Name : ……………………..
Position : ……………………..

Herewith certify that my employee :

Name : ……………………..
Position : ……………………..
Salary : ……………………..
Passport No. : ………………

Will be going to……. for holiday ………. for about …… days.

All the expenses during the trip will be furnishing by her / him self I will guarantee that she / him will not seek any employment or permanent stay in your country and will be return to Indonesia after the end of the trip and also promise to obey every regulation in your country.

It will be highly appreciate if you could grant …… the necessary visa to enter your country at your earliest convenience.

Thank you very much for your kind attention and good cooperation.

Yours sincerely,

(signature & stamp)

Name
Position

===============================================================

Hope this helpful.

Blessings !

Kei

WRITING AND QUOTES

Posted in Uncategorized with tags , , , , , , , , , , , , on May 25, 2012 by travellingwithkeishinta

Indonesia

I loved words. I love to sing them and speak them and even now, I must admit, I have fallen into the joy of writing them – Anne Rice

Proofread carefully to see if you any words out – Author Unknown

If the writing is honest it cannot be separated from the man who wrote it – Tennessee Williams

The only reason for being a professional writer is that you can’t help it – Leo Rosten

Be obscure clearly – E.B. White

Dreams are illustrations from the book your soul is writing about you – Marsha Norman

The best way to become acquainted with a subject is to write a book about it –Benjamin Disraeli

I have made this letter longer, because I have not had the time to make it shorter – Blaise Pascal

There are three rules for writing a novel. Unfortunately, no one knows what they are – W. Somerset Maugham

I try to leave out the parts that people skip – Elmore Leonard

Writing, to me, is simply thinking through my fingers – Isaac Asimov

I am a drinker with writing problems – Brendan Behan

The best time for planning a book is while you’re doing the dishes – Agatha Christie

Sometimes when I think how good my book can be, I can hardly breathe – Truman Capote

I love being a writer. What I can’t stand is the paperwork – Peter De Vries

The art of writing is the art of discovering what you believe – Gustave Flaubert

The scariest moment is always just before you start – Stephen King

The first step in blogging is not writing them but reading them – Jeff Jarvis

A metaphor is like a simile – Author Unknown

I do not like to write – I like to have written – Gloria Steinem

I’m writing a book. I’ve got the page numbers done – Steven Wright

Writing is the only profession where no one considers you ridiculous if you earn no money – Jules Renard

 

Hotel / Hostel in Vietnam

Posted in Hotel / Hostel, Vietnam with tags , , , , , , , , , , , , , on May 25, 2012 by travellingwithkeishinta

Place To Stay in Mui Ne and Da LatVietnam

Mui Ne Resort

hotel near beach, clean and the food is good.

Please check information on THE SINH TOURIST

Hotel in Da Lat such as :

Hotel Phuong Hanh (80-82) Duong 3/2, P1, Dalat. Phone: +84633838839

email : phuonghanhhotel@gmail.com

Dreams Hotel ( 151 & 164B Phan Dinh Phung St, Dalat. Phone: +8463 3833748 )

there’s a warm pool and all you can eat breakfast.

Hostel in Saigon, Vitenam

Hotel recommended by Stefanus A Wartono in Saigon, Vietnam :

Long Guesthouse

  • Best location clean, and helpful lady Ms. Long stand by to help about best tour guide
  • Only ready for 2 (two) rooms so need to be booked first for sure
  • Price $ 9/person/night

Another recommended place :

  1. LONG GUEST HOUSE HCMC
  2. NGOC THAO GUEST HOUSE HCMC 
  3. SAIGON MINI HOTEL HCMC

Hope this helpful.

Cheers,

Kei

%d bloggers like this: